Byleth — Fire Emblem: Three Houses
Fakta menarikBiografiCerita, kepribadian, dan semua hal di antaranya.Baca biografiTutup biografi
Bylethベレト/ベレス
Protagonis yang dapat dipilih sebagai laki-laki atau perempuan; mantan tentara bayaran dan pengajar di Akademi Perwira
Byleth adalah protagonis yang dikendalikan pemain dalam Fire Emblem: Three Houses, gim bermain peran taktis berlatar Fódlan. Pemain memilih Byleth laki-laki atau perempuan, seorang tentara bayaran pendiam yang bertahun-tahun bertempur bersama ayahnya, Jeralt. Setelah menyelamatkan tiga murid akademi dari kawanan bandit, Byleth secara tak terduga diangkat menjadi pengajar di Akademi Perwira, yang berada di Biara Garreg Mach.
Keahliannya berpedang menarik perhatian para murid, tetapi ketidakbiasaannya dengan kehidupan sekolah membuat tugas baru itu tidak sesederhana yang terlihat. Sambil membimbing salah satu dari tiga kelompok murid, Byleth juga bertemu Sothis, gadis misterius yang hanya berbicara kepadanya. Kelompok yang dipilih pemain menentukan arah kisah Byleth selanjutnya.
Biografi
Tentara Bayaran yang Dibesarkan Jeralt
Byleth tumbuh dengan berkelana ke berbagai penjuru Fódlan bersama kelompok tentara bayaran yang dipimpin ayahnya, Jeralt, mantan kapten Knights of Seiros. Jauh sebelum mengenal ruang kelas, Byleth sudah belajar menghadapi kerasnya pertempuran. Kemahirannya dan ekspresinya yang nyaris tak pernah berubah membuat sesama tentara bayaran menjulukinya “Ashen Demon”, atau Iblis Kelabu. Julukan itu lebih mencerminkan pandangan orang lain terhadap Byleth daripada bagaimana ia kelak bertindak sebagai pengajar.
Dari Serangan Bandit ke Garreg Mach
Byleth dan Jeralt turun tangan ketika Edelgard, Dimitri, dan Claude—para pemimpin tiga kelompok murid—diancam bandit. Peristiwa itu menarik perhatian Gereja Seiros, dan Byleth menerima tawaran tak terduga untuk menjadi pengajar di Akademi Perwira di Biara Garreg Mach. Meski latar belakangnya tidak lazim untuk seorang guru, Uskup Agung Rhea menyetujui pengangkatannya.
Tiga Kelompok Murid
Sebagai pengajar, Byleth memilih untuk membimbing Black Eagles, Blue Lions, atau Golden Deer. Di bawah pengawasannya, para murid mengikuti pelajaran, mengasah keterampilan, mengerjakan tugas, dan menghadapi misi lapangan yang semakin berbahaya. Edelgard, Dimitri, dan Claude masing-masing memimpin kelompok berbeda, tetapi tidak ada satu pun pilihan yang ditetapkan sebagai satu-satunya alur kanonis bagi Byleth.
Pembimbing yang Tak Biasa
Seorang gadis misterius bernama Sothis muncul dalam mimpi Byleth dan berbicara dengannya secara pribadi. Melalui hubungan itu, Byleth memperoleh kemampuan untuk memundurkan waktu sebentar. Belakangan, kemampuannya menggunakan Sword of the Creator menarik perhatian khusus Gereja dan para peneliti Crest. Berbagai kejadian aneh ini membuat peralihan dari kehidupan tentara bayaran yang serba praktis ke lingkungan biara jauh lebih rumit.
Belajar Menjadi Pengajar
Di Garreg Mach, Byleth mulai melakukan hal-hal yang tak pernah diajarkan oleh pekerjaan sebagai tentara bayaran: menyusun pelajaran, mendengarkan murid, dan membagi waktu antara tugas serta kegiatan sehari-hari di biara. Makan bersama, memancing, berkebun, dan berlatih membuka kesempatan mengenal orang lain di luar medan perang. Murid dengan cita-cita dan ketakutan berbeda dapat menjadi sekutu, tetapi masa depan mereka bergantung pada jalan yang ditempuh bersama Byleth.
Kepribadian dan Motivasi
Byleth jarang berbicara dan hampir tidak memperlihatkan emosi yang kuat melalui wajahnya. Sikap tertutup ini membentuk reputasinya sebagai tentara bayaran dan membuatnya sulit ditebak di akademi. Namun, sifat pendiam itu bukan berarti ia tidak peduli: Byleth menerima tanggung jawab membimbing serta melindungi murid meskipun dunia pendidikan masih asing baginya.
Byleth cenderung mendengarkan dan bertindak daripada memenuhi percakapan dengan pidato panjang. Sebagai pengajar, ia membantu murid yang memiliki kelebihan, ketakutan, dan kesetiaan berbeda. Pilihan dialog pemain juga memungkinkan variasi dalam humor, kehangatan, dan ketegasan Byleth. Keputusannya bahkan dapat mengubah nasib seluruh faksi; karena kisah gim ini bercabang, menetapkan satu ideologi politik yang mutlak baginya justru menyesatkan.
Dalam pertempuran, Byleth bertindak terukur: mengenali bahaya yang paling dekat, mengambil keputusan, lalu bertindak tegas. Pendekatan ini berbeda dengan kebanggaan yang terang-terangan ditunjukkan sebagian murid atau rencana berlapis yang dibuat murid lain. Ia bisa bersikap keras, melontarkan humor kering yang tak disangka, atau memberi dukungan dengan tenang tanpa berubah menjadi pembimbing yang terus-menerus berbicara.
Penampilan
Three Houses menyediakan desain visual berbeda untuk Byleth laki-laki dan perempuan. Pada penampilan awal semasa di akademi, keduanya berambut biru kehijauan gelap, bermata biru, dan mengenakan busana gelap dengan jubah hitam serta unsur perlengkapan tempur. Desain laki-laki memakai tunik berkerah tinggi dan zirah gelap yang pas badan; desain perempuan memiliki rambut lebih panjang, pakaian atas yang lebih terbuka, legging bermotif, serta bagian-bagian zirah. Keduanya tetap mudah dikenali sebagai dua pilihan wujud dari protagonis yang sama.
Sword of the Creator, dengan pelindung gagang berornamen dan bilah unik yang tersusun atas ruas-ruas, adalah senjata yang paling lekat dengan Byleth. Pakaian gelap dan ekspresinya yang sulit dibaca tetap menunjukkan latar belakangnya sebagai tentara bayaran, bahkan setelah menjadi pengajar. Perubahan besar pada penampilannya di kemudian hari dijelaskan dalam bagian spoiler.
Fakta singkat
- Debut dalam seri utama
- Fire Emblem: Three Houses (Nintendo Switch)
- Pilihan penampilan
- Laki-laki atau perempuan, sesuai pilihan pemain
- Latar dunia
- Fódlan
- Pekerjaan pada awal cerita
- Tentara bayaran keliling bersama kelompok Jeralt
- Peran di akademi
- Pengajar di Akademi Perwira, Biara Garreg Mach
- Julukan yang dikenal
- Ashen Demon (Iblis Kelabu)
- Senjata khas
- Sword of the Creator
- Kelompok murid
- Salah satu dari tiga kelompok yang dapat dipilih
Kemampuan
Keahlian berpedang
Byleth adalah pendekar pedang berpengalaman dari kalangan tentara bayaran. Keputusannya dalam pertempuran mengesankan murid dan rekan pengajar di Akademi Perwira.
Sword of the Creator
Byleth mampu menggunakan Sword of the Creator, pusaka Heroes’ Relic legendaris yang kekuatannya tidak dapat begitu saja digunakan orang lain dengan hasil serupa.
Divine Pulse
Berkat kekuatan Sothis, Byleth dapat memundurkan waktu dalam rentang singkat untuk meninjau kembali suatu pilihan. Dalam pertempuran, hal ini diwujudkan melalui mekanisme Divine Pulse.
Keterbatasan: Divine Pulse hanya dapat digunakan beberapa kali dalam setiap pertempuran dan tidak menjamin bahwa semua tragedi yang sudah ditentukan dalam alur cerita dapat dicegah.
Pengajaran dan kepemimpinan taktis
Byleth mengajar murid secara pribadi, menetapkan tujuan belajar, mengatur tugas kelas, dan memimpin unit dalam pertempuran taktis di Akademi Perwira.
Crest of Flames
Byleth memiliki Crest of Flames, yang membantu menjelaskan kemampuannya yang tidak lazim untuk memanfaatkan kekuatan Sword of the Creator.
Professor’s Guidance
Kemampuan pribadi Byleth meningkatkan pengalaman yang diperoleh Byleth dan sekutu yang berada tepat di sampingnya dalam pertempuran menjadi 1,2 kali lipat.
Keterbatasan: Bonus ini berlaku bagi Byleth dan sekutu yang posisinya langsung bersebelahan, bukan bagi semua unit di peta.
Hubungan
Jeralt
Ayah dan pemimpin kelompok tentara bayaran
Jeralt membesarkan Byleth selama perjalanan melintasi Fódlan dan menjadi teladan pertama yang penting tentang kehidupan sebagai petarung profesional. Dahulu ia memimpin Knights of Seiros.
Sothis
Suara misterius dan pendamping berkekuatan gaib
Sothis muncul dalam mimpi Byleth dan berkomunikasi dengannya secara pribadi, memberi pengamatan serta bantuan yang tidak biasa.
Rhea
Uskup Agung dan pelindung akademi
Rhea memimpin Gereja Seiros dan mengesahkan pengangkatan Byleth di Garreg Mach, meskipun ia mengetahui lebih banyak tentang keadaan Byleth daripada yang mula-mula dijelaskannya.
Edelgard
Pemimpin Black Eagles; calon murid Byleth
Pewaris takhta Kekaisaran Adrestia ini adalah salah satu murid yang mungkin diajar Byleth. Ambisinya menjadi sangat penting jika pemain memilih Black Eagles.
Dimitri
Pemimpin Blue Lions; calon murid Byleth
Pewaris takhta Faerghus ini memimpin Blue Lions dan dapat menjadi murid utama sekaligus sekutu Byleth, bergantung pada kelompok yang dipilih.
Claude
Pemimpin Golden Deer; calon murid Byleth
Claude memimpin Golden Deer. Jika Byleth membimbing kelompoknya, kerja sama mereka berkembang dari rasa ingin tahu Claude dan sudut pandangnya yang taktis.
Hanneman
Rekan pengajar dan peneliti Crest
Hanneman meneliti Crest dan menunjukkan minat besar terhadap keadaan tidak lazim yang menyelimuti Byleth.
Fakta menarik
Dalam daftar karakter berbahasa Jepang, Byleth laki-laki bernama ベレト (Bereto), sedangkan Byleth perempuan bernama ベレス (Beresu). Keduanya menggunakan nama Byleth dalam penyajian resmi bahasa Inggris.
Dua nama Jepang tersebut membedakan pilihan desain karakter, bukan bukti bahwa dua protagonis hadir sekaligus dalam satu permainan.
Dalam percakapan dukungan, Byleth dapat mengaku tidak mengetahui umurnya sendiri, sementara Hanneman menemukan kekosongan dan ketidaksesuaian dalam informasi tentang masa lalu Jeralt.
Misteri ini merupakan bagian dari penggambaran karakter pada awal cerita, sehingga menyebut umur yang pasti tanpa konteks yang diperlukan dapat menyesatkan.
Kemampuan pribadi Byleth, Professor’s Guidance, memberi pengalaman 20% lebih banyak kepada Byleth dan sekutu yang tepat bersebelahan dengannya.
Peran Byleth sebagai pengajar diwujudkan sebagai manfaat nyata di medan perang, bukan sekadar disebut dalam dialog.
Jika pemain memilih Byleth perempuan, Sylvain dari Blue Lions dapat direkrut ke kelompok lain tanpa harus memenuhi persyaratan kemampuan dan keterampilan yang biasanya berlaku.
Ini adalah perbedaan mekanisme permainan yang konkret antara dua pilihan Byleth, meskipun keduanya tetap memegang peran protagonis utama yang sama.
Pertanyaan umum
Siapa Byleth dalam Fire Emblem?
Byleth adalah protagonis yang dapat dipilih dalam Fire Emblem: Three Houses. Ia pertama kali diperkenalkan sebagai tentara bayaran yang bepergian bersama ayahnya, Jeralt, lalu diangkat menjadi pengajar di Garreg Mach.
Byleth laki-laki atau perempuan?
Keduanya bisa dipilih. Pemain menentukan penampilan Byleth sebagai laki-laki atau perempuan; peran utamanya dan kerangka cerita pokok tetap sama.
Byleth berasal dari gim Fire Emblem yang mana?
Byleth pertama kali muncul dalam Fire Emblem: Three Houses. Kehadirannya dalam crossover seri berikutnya serta lini waktu alternatif tidak boleh dianggap sebagai peristiwa dalam satu alur permainan Three Houses yang berkesinambungan.
Siapa ayah Byleth?
Jeralt, pemimpin tentara bayaran veteran yang pernah menjadi kapten Knights of Seiros.
Mengapa Byleth menjadi pengajar?
Setelah membantu Edelgard, Dimitri, dan Claude ketika diserang bandit, Byleth menarik perhatian Gereja dan diundang untuk mengajar di Akademi Perwira.
Bisakah Byleth mengajar salah satu dari ketiga kelompok murid?
Bisa. Pemain dapat memilih Black Eagles, Blue Lions, atau Golden Deer, dan pilihan itu mengubah jalan cerita selanjutnya.
Senjata apa yang identik dengan Byleth?
Sword of the Creator, sebuah Heroes’ Relic legendaris yang dapat digunakannya meskipun kekuatannya masih menyimpan banyak pertanyaan.
Mengapa Byleth tampak tidak beremosi?
Byleth memang digambarkan sebagai sosok pendiam yang sulit ditebak. Kisahnya mengungkap latar belakang sifat itu, sementara pemain memengaruhi banyak keputusan yang diambilnya.
Siapa gadis yang berbicara dengan Byleth?
Sothis, sosok misterius yang muncul dalam mimpi dan hanya berkomunikasi dengan Byleth. Jati dirinya menjadi penting pada bagian cerita berikutnya.
Bagian berikut mengandung spoiler besar alur cerita.
Rahasia di Balik Kelahiran Byleth
Sitri, ibu Byleth, adalah wadah buatan kedua belas yang diciptakan Rhea dalam upayanya menghidupkan kembali Sothis, dewa leluhur. Sebagai pengganti jantung biasa, Sitri memiliki Crest Stone yang berkaitan dengan Sothis di dadanya. Ketika Byleth lahir dalam keadaan terancam dan Sitri sekarat, Sitri meminta Rhea memberikan “jantung” itu kepada anaknya. Rhea menempatkan Crest Stone tersebut di tubuh Byleth, menyelamatkan sang bayi tetapi sekaligus menciptakan ikatan yang luar biasa dengan Sothis. Pengungkapan ini menjadi sangat pribadi karena Jeralt telah membawa Byleth pergi dari biara tanpa mengetahui seluruh keadaan yang sebenarnya.
Rahasia Jeralt dan Harga yang Dibayar di Biara
Jeralt meninggalkan Garreg Mach setelah kematian Sitri, karena mencurigai sesuatu yang telah terjadi pada anak mereka. Saat kembali ke biara bersama Byleth, kegelisahannya masih ada. Selama tahun ajaran, ia dibunuh oleh penyusup yang dikenal sebagai Monica, yang kemudian terungkap sebagai Kronya. Byleth berusaha memutar kembali waktu untuk menggagalkan serangan tersebut, tetapi campur tangan musuh lain membuat Jeralt tidak dapat diselamatkan. Kehilangan itu menghantam hubungan yang telah membentuk kehidupan Byleth sebelum masuk akademi.
Sothis, Solon, dan Penyatuan Kekuatan
Ketika Solon menjebak Byleth dalam kehampaan yang tampaknya mustahil ditinggalkan, Sothis mengungkap lebih banyak tentang jati dirinya yang ilahi dan menyatukan kekuatannya dengan Byleth agar mereka dapat melarikan diri. Rambut Byleth berubah dari warna gelap sebelumnya menjadi hijau pucat, dan hubungan dengan Sothis memasuki keadaan yang berbeda. Ini merupakan perubahan penting dalam cerita, bukan sekadar variasi penampilan yang pantas dimasukkan ke pengantar karakter tanpa peringatan spoiler.
Makam Suci dan Pilihan Kesetiaan
Di Makam Suci, Byleth mengetahui bahwa Edelgard adalah Flame Emperor. Pasukannya berusaha merebut Crest Stones, sehingga pertentangan dengan Rhea dan Gereja menjadi terbuka. Pihak yang kemudian didukung Byleth bergantung pada kelompok yang dipilih dan, dalam jalur Black Eagles, keputusan krusial untuk mendukung Edelgard atau membela Gereja. Seluruh cabang yang muncul dari pilihan itu tidak dapat dianggap sebagai satu rangkaian peristiwa yang sama.
Menghilang Selama Lima Tahun
Setelah perang mencapai Garreg Mach, Byleth menghilang selama lima tahun. Ia kembali ke benua yang terpecah oleh konflik dan bertemu lagi dengan mantan murid atau sekutu Gereja, bergantung pada jalur yang dipilih. Pertemuan itu bukan sekadar kembali mengajar: orang-orang yang dahulu dibimbingnya kini harus menentukan sikap dalam perang, dan Byleth harus memimpin mereka melaluinya.
Crimson Flower: Memihak Edelgard
Dalam jalur Crimson Flower, Byleth memihak Edelgard melawan Gereja yang dipimpin Rhea dan membantu memimpin kampanye militer hingga penyerbuan Fhirdiad. Rhea menjadi lawan terakhir di medan perang dalam wujud Immaculate One. Setelah konfrontasi terakhir itu, Byleth kehilangan kekuatan dewa leluhur dan memperoleh kembali detak jantung manusia biasa. Perjuangan melawan mereka yang bergerak dalam kegelapan tetap menjadi bagian dari sejarah berikutnya pada jalur ini. Epilog bersama pasangan yang dipilih dapat mengubah pekerjaan dan hubungan pribadi Byleth di kemudian hari.
Azure Moon: Membimbing Dimitri
Dalam Azure Moon, Byleth bertemu kembali dengan Dimitri dan mendukung perjuangan Kerajaan melawan Kekaisaran. Ia membantu Dimitri menghadapi duka yang menghancurkannya dan kembali memperhatikan orang-orang yang masih hidup serta bergantung padanya. Dalam akhir cerita Byleth tanpa pasangan, Rhea mengundurkan diri dan Byleth menggantikannya sebagai uskup agung yang memimpin Gereja Seiros, sementara Dimitri memerintah Fódlan yang kembali bersatu di bawah Faerghus.
Verdant Wind: Claude dan Kebenaran tentang Fódlan
Bersama Claude, Byleth melampaui pertikaian langsung antara tiga kekuatan untuk menyelidiki sejarah tersembunyi benua tersebut, termasuk kisah Rhea tentang bangsa Nabatean dan Nemesis. Jalur ini berakhir dengan pertempuran melawan Nemesis yang dibangkitkan kembali. Dalam akhir cerita Byleth tanpa pasangan, Claude meninggalkan Fódlan dan Byleth menjadi penguasa pertama Kerajaan Bersatu Fódlan; perincian beberapa epilog berpasangan berbeda-beda.
Silver Snow: Jalan Bersama Gereja
Jika Byleth mengajar Black Eagles tetapi menolak bergabung dengan Edelgard, ia memimpin perlawanan yang berpihak pada Gereja, bukan Kekaisaran. Jalur ini mempertemukannya dengan mereka yang bergerak dalam kegelapan dan akhirnya dengan Rhea, setelah Rhea kehilangan kendali atas wujud Immaculate One. Apakah Rhea bertahan hidup bergantung pada syarat terkait hubungan dukungan; dalam akhir cerita dasar Byleth, ia memimpin Kerajaan Bersatu Fódlan.
Tak Ada Satu Kisah Cinta atau Kehidupan Pascaperang yang Pasti
Three Houses memiliki epilog yang berbeda menurut jalur cerita dan hubungan dukungan. Byleth dapat menikah atau berbagi akhir cerita tertentu dengan berbagai karakter, atau mendapatkan epilog tanpa pasangan; sebagian calon pasangan juga bergantung pada pilihan Byleth laki-laki atau perempuan. Berbagai hasil itu merupakan alternatif, bukan seluruh hubungan yang terjadi bersama-sama dalam satu masa depan kanonis.
Cindered Shadows: Rahasia di Abyss
Cerita sampingan opsional Cindered Shadows membawa Byleth ke Abyss, wilayah di bawah Garreg Mach, tempat Ashen Wolves terlibat dalam rencana yang berkaitan dengan Sitri. Pada akhir kisah, Rhea mengakui bahwa ia telah mengatur pemakaman palsu dan secara diam-diam menyimpan jasad Sitri di Abyss. Ia menjelaskan bahwa Sitri meminta agar jantung di dadanya diberikan kepada Byleth yang baru lahir. Kisah tambahan ini mengungkap detail menyakitkan mengenai asal-usul Byleth, tetapi tidak menciptakan jalur akhir kelima yang saling terpisah dalam perang utama.
Fakta cerita tambahan
Dalam salah satu epilog opsional Crimson Flower yang mempertemukan Byleth dan Jeritza, keduanya memerangi mereka yang bergerak dalam kegelapan, lalu menghilang dari catatan publik.
Epilog pasangan ini sengaja meninggalkan masa depan mereka dalam teka-teki, sangat berbeda dari jabatan publik yang dapat dipegang Byleth pada jalur lain.
Salah satu kemungkinan epilog Silver Snow memasangkan Byleth dengan Rhea: Rhea selamat, kembali menjadi uskup agung, dan bekerja bersama Byleth sebagai penguasa.
Hasil itu harus dibedakan dari nasib Rhea tanpa syarat dukungan yang diperlukan serta peran dasar yang diwarisi Byleth pada jalur Gereja.
Dalam akhir cerita Byleth dan Claude yang tersedia bagi Byleth perempuan, Claude kembali dari Almyra bersama pasukan untuk membantu mempertahankan Kerajaan Bersatu Fódlan yang baru.
Persekutuan mereka berlanjut setelah pertempuran terakhir dalam kampanye, tetapi hanya pada epilog pasangan khusus ini.
Dalam epilog Azure Moon yang mempertemukan Byleth dan Dedue, keduanya akhirnya pensiun ke Semenanjung Duscur dan menghabiskan tahun-tahun berikutnya dengan berkebun.
Tujuan hidup yang tenang itu sangat berbeda dari tahun-tahun perang dan tanggung jawab di Gereja atau kerajaan, tanpa berarti hal tersebut terjadi dalam setiap permainan.
Pertanyaan dengan bocoran cerita
Siapa ibu Byleth?
Sitri. Riwayat hidupnya dan hubungannya dengan eksperimen Rhea menjadi lebih jelas dalam penjelasan tentang kelahiran Byleth di Cindered Shadows.
Mengapa Byleth tidak memiliki detak jantung biasa?
Hidup Byleth dipertahankan oleh Crest Stone yang diletakkan di dadanya setelah proses kelahiran mengancam nyawanya dan Sitri. Asal batu tersebut berkaitan dengan Sothis.
Mengapa rambut Byleth berubah hijau?
Sothis menyatukan kekuatannya dengan Byleth agar Byleth bisa lolos dari jebakan Solon, sehingga penampilannya berubah drastis.
Siapa Flame Emperor?
Edelgard. Pengungkapan di Makam Suci ini menjadi titik balik utama dalam gim.
Apakah Byleth selalu memihak Edelgard?
Tidak. Mendukung Edelgard merupakan pilihan Crimson Flower dalam jalur Black Eagles; dalam jalur lain, Byleth bergabung dengan faksi berbeda.
Apakah Byleth meninggal dalam Fire Emblem: Three Houses?
Byleth tetap hidup pada akhir setiap jalur utama sebagaimana digambarkan dalam epilog gim, tetapi tanggung jawab akhirnya dan kondisi tubuhnya berbeda menurut jalur serta akhir cerita berpasangan.
Apakah Byleth menjadi uskup agung atau penguasa?
Dalam akhir cerita Azure Moon tanpa pasangan, Byleth menjadi uskup agung; pada akhir cerita Silver Snow dan Verdant Wind tanpa pasangan, ia memimpin Kerajaan Bersatu Fódlan. Crimson Flower menawarkan masa depan berbeda.
Dengan siapa Byleth menikah?
Tidak ada satu pasangan yang ditetapkan. Akhir cerita romantis atau berpasangan bergantung pada jalur, pilihan Byleth laki-laki atau perempuan, serta hubungan dukungan; gim menyediakan sejumlah epilog yang saling meniadakan.
Apa yang terjadi pada Rhea?
Nasib Rhea berbeda menurut jalur: Crimson Flower berakhir dengan konfrontasi melawannya, sedangkan Silver Snow mencakup pertempuran terakhir dengan kemungkinan ia selamat berdasarkan syarat tertentu. Jalur lain tidak memiliki rangkaian kejadian yang persis sama.
Tag
Galeri Ilustrasi dan Gambar Byleth
Ilustrasi dan informasi karakter Byleth dari Fire Emblem: Three Houses, kisah tentang mantan tentara bayaran yang dipercaya memimpin sebuah kelas di Akademi Perwira.























